Tuesday, April 14, 2020

Cek Virus Corona: Serba-serbi Seputar Informasi Virus Corona dan Informasi Hoax yang Tersebar

Corona merupakan salah satu virus yang menghebohkan pada Desember 2019 di Kota Wuhan dan penyakit ini telah menyebabkan masalah pada sistem pernapasan. Nama virus ini adalah nCoV, novel merupakan baru artinya virus ini baru saja ditemukan dan belum menularkan ke orang lain, awalnya diduga karena ular dan kelelawar ke manusia yang dimakan pada pasar Huanan Tiongkok. Setelah kembali di cek virus corona bermutasi lagi dan akhirnya mampu menyebar dari manusia ke manusia lain dengan nama SARS-CoV-2, akhir Januari 2020 WHO telah menetapkan wabah ini darurat global dan sebagai pandemik global pada Maret 2020.

Gejala yang umum terjadi adalah demam tinggi, kesulitan bernapas, sakit dada ketika batuk maupun bernapas dan batuk berdahak. Untuk tingkat keparahannya dari ringan hingga berat, orangtua dengan penyakit paru, jantung hingga diabetes memiliki resiko dengan gejala serius. Oleh karena itu setiap gejala yang dimunculkan berbeda tergantung pada kondisi pasien dan biasanya memberikan gejala mirip dengan flu biasa. Virus ini memberikan masalah pencernaan dimana banyak pasien mengalami masalah pada indra pengecapan dan pencium ketika telah terinfeksi. Cek virus corona jika pernah melakukan kontak dengan pasien positif, sulit bernapas atau napas menjadi pendek, lingung, nyeri atau terdapat tekanan menetap pada dada, wajah hingga bibir kebiruan.

Virus corona telah ada di Indonesia dan menyebabkan banyak informasi yang menyebar melalui aplikasi hingga media sosial mudah ditangkap. Hal ini menimbulkan banyak kekuatiran, kepanikan dan kecemasan namun tetap banyak masyarakat yang melakukan klarifikasikan untuk membantu memberikan edukasi kepada orang awam yang belum mengerti mengenai virus. WHO Health Alert kini telah bekerjasama dengan Facebook dan WhatsApp yang banyak meliris berbagai informasi, dan kini terdapat fitur penyedia informasi corona, dengan menyimpan nomor tersebut maka ketik Hi maka perbincangan dengan informasi asli akan di update serta fakta selengkapnya telah masuk dalam situs WHO.

U-Report UNICEF Indonesia kini menjadi wadah komunikasi anak muda untuk menyuarakan pendapat dan mendapatkan berbagai informasi. U-Report ini digunakan untuk memberikan informasi dan UNICEF menjadi portal untuk info akurat dengan cara menambah U-Report dan mengirim pesan dan berikan informasi pribadi yang muda dan klik menu F untuk mengetahui berbagai informasi terbaru. Terdapat juga chatbot dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia yang kini menjadi relawan untuk melawan berbagai hoax yang telah beredar di Indonesia. Bahkan sekarang setiap saat nomor resmi dari BNPB telah mengirimkan pesan dalam rangka pencegahan virus corona.

Saat ini telah beredar info mengenai hirup uap panas mampu mematikan virus, namun ini adalah informasi yang tidak valid. Berdasarkan berita yang disebarkan melalui Facebook menyebutkan untuk mengisi air panas dalam wadah beaker glas 900 ml lalu memposisikan kepala untuk dapat menghirup udara panas dan menghembuskannya dengan mulut. Cara ini dapat dilakukan selama 5 menit karena virus dapat mati dalam suhu 52 derajat celcius.

Namun setelah berita ini muncul informasi mengenai uap panas tidak mampu menyembuhkan. Beberapa asisten kesehatan tidak menyarankan pengobatan ini dan uap air panas yang masuk akan merusak bagian paru-paru. Dengan cek virus corona dari situs resmi akan membuat setiap orang memahami dan meredakan kecemasan. Pastikan jika mendapatkan info hoax maka laporkan supaya setiap berita itu tidak banyak menyebar ke semua orang.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com